Hukum Murtad

Sumber : http://www.chatzradio.net/forum/viewtopic.php?forum=9&showtopic=500

1. Hukum murtad

Ia salah satu hukum jinayah Islam yg jika thabit, dikenakan hukum had.

Dalil:
a. “Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati di dlm kekafiran maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan akhirat dan mereka adalah penghuni Neraka, kekal di dalamnya.” AQ-2: 217 (terjemahnya)

b. Hadis-hadis.

i) Jalur Ibn Abbas ra, “Barangsiapa yang menukar agamanya, maka bunuhlah ia.” (HR alJama’ah kecuali* Muslim)

{Ruj: Nailool Author: 8/2; Majma’ azZawaid: 6/261} * alJama’ah = 7 Imam hadis yg muktabar: Bukhari – Muslim – Ahmad – Abu Daud- Ibn Majah – anNasa’iy – atTermidzi

ii) Jalur Ibn Mas’ood r.a., “Tidak halal darah muslim yg bersyahadah kecuali: (yang) membunuh manusia dgn sengaja, janda/duda yg berzina dan yang meninggalkan agamanya dan berpisah dgn jama’ah (ummah).”
(HR alJama’ah)

iii) Jalur Ibn Abbas,Abu Hurayra, Anas r.a., “Tidak halal darah seorang yg mengucap syahadah) kecuali seorang lelaki yg kufur
setelah beriman, zina setelah merasai nikah atau membunuh tanpa alasan.”
(Sahih dikeluarkan oleh Abu Daud, annasa’iy dan Ibn Majah)

2. Jinayah Murtad mandatori Bunuh?

a. Ianya ijma’ menurut Ibn Rajab alhanbali (Jami’ alUlum wal Hikam, syarah hadis no 14, tahqeeq Syu’aib alArnauth)

b. Jumhur (majoriti) menurut catatan Ibn Hazm (alMuhalla:11/227); arRimli, alNihayah: 7/299), namun Jumhur ini merangkumi empat madzhab Mega.

Prosedur jenayah murtad
3. Takrifan hukum bunuh

Jumhur berpendapat semua wajib dibunuh (tanpa mengira lelaki atau perempuan, tua atau muda. Kecuali Hanafi (alBada’iy :7/135) yang menetapkan wanita tidak dibunuh kerana memadai dengan penjara sehingga dia taubat.

Imam-Imam Salafi (Syaikhul Islam IT, asSyarim alMaslul, Tahqeeq Muhyiddin Abd Hamid, ms 368) menetapkan hukuman bunuh dikenakan kepada jenayah murtad diklasifikasikan kpd dua jenis:

a. murtad yg senyap dan personal
b. murtad yg disertai aktivitas memerangi Islam

Maka hukum bunuh dijatuhkan kepada yang (b), spt kemurtadan Salman Rusydie (tambahan s2s).

Dalil Ibn Taymiyah ialah Fiqh Umar alKhattab r.a. yg melaksanakan hukum murtad di zamannya (lihat Abd Razzaq, alMusyanif: 10/168 Atsar no 18707) ada unsur tolakansur Omar terhadap kaum murtad Iraq dan tidak memerintahkan mereka semuanya dibunuh sebelum dialog dan kaunseling.

4. Bentuk Hukuman mati:

Khalifah Ali bin Abu Talib ra ialah dibakar jika thabit (Nailool Author: Jld 8)

Fiqh Ibn Abbas r.a. tidak boleh dibakar kerana bertentangan dgn perintah nabi s.a.w. yang menegah di azab dengan azab Allah (api neraka)

Komentar Dr Qardhawi: jenis dan cara membunuh pesalah murtad bukan perinsip cuma teknikal (furu’iyah)

5. Prosedur jinayah murtad:

Teknik tarbiyah dan saikologi supaya bertaubat diutamakan oleh jumhur.

a. Jika thabit kesalahan murtad, pesalah akan dikaunseling dan
dipinta bertaubat dalam tmepoh 3 hari. Jika masih enggan, maka akan dibunuh (Maliki, Syafi’iy dan Hanbaliah) [Ibn Qudamah alMaqdisi, alMughny: 9, ms 4 ke atas]

b. Menyuruh taubat bukan wajib cuma mustahab (baik dilakukan)..sebahagian Syafi’iyah dan sebahagian hanbaliah (asSyirazi, alMuhadzhab: 2/222)

c. Fuqaha’ muttakhir
Imam Muhd Abu Zuhrah misalnya (alUqubah/195) mengkategorikan kesalahan murtad dari Muslim yang asli dan muslim convert (yg memeluk Islam dari agama lain). Jika Muslim yg asli tidak perlu diminta taubat dan jika muslim saudara baru, maka perlu diminta taubat dan diberi kaunseling. sekian

Komentar :

Aduh seram kan kalau jadi murtad terus terang ? elo bakalan bisa dibunuh coy !!!…, wah nggak asyik nih agama., maen bunuh aja kita orang, abis gimana dong kalau kita nggak percaya ?

4 Tanggapan to “Hukum Murtad”

  1. St. Mike Says:

    Matt 5

    5:43 Ye have heard that it hath been said, Thou shalt love thy neighbour, and hate thine enemy.

    5:44 But I say unto you, Love your enemies, bless them that curse you, do good to them that hate you, and pray for them which despitefully use you, and persecute you;

  2. dukut nugroho Says:

    Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan
    salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya
    masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam”, kata Fatimah yang membalikkan
    badan dan menutup pintu.

    Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan
    bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”
    “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,”
    tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan
    pandangan yang menggetarkan.

    Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

    “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
    memisahkan pertemuan di dunia.
    Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan
    tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan
    kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.

    Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit
    dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

    “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?”, tanya Rasululllah
    dengan suara yang amat lemah.
    “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.
    “Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.
    Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh
    kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar khabar ini?”, tanya Jibril lagi.
    “Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
    “Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah
    berfirman kepadaku: “Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat
    Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril.
    Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
    Rasulullah ditarik.

    Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya
    menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.”
    Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya
    menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

    “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?”
    Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
    “Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata
    Jibril.
    Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak
    tertahankan lagi.

    “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
    kepadaku, jangan pada umatku.”
    Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
    Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera
    mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku”
    “peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”

    Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
    Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan
    telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

    “Ummatii,ummatii,ummatiii?” – “Umatku, umatku, umatku”
    Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
    Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
    Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi

    Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

  3. si pencari kebenaran Says:

    gue maklumi, buat elo2 yang kurang percaya kepada islam….
    tapi apakah loh tau kesalahan lo para umat kristen!!!!!!!!??????

    yang pertama, bisakah kalian menunjukkan pada gue ayat bibel yang menyatakan bahwa yesus itu tuhan ??????????

    dan tau kah kalian hari sabat itu sebenarnya????

    seharusnya kalian harus percaya pada kitab, jangan pada manusia!!!!
    karena kitab itu firman tuhan…

    manusia bisa salah, tapi kitab tidak mungkin…
    oh ya, satu lagi…
    fakta membuktikan bahwa orang2 yang masuk islam rata2 adalah orang berpendidikan, karena isi alquran itu hakiki(pasti) dan banyak mengandung ilmu pengetahuan, sedangkan misionaris kristen hanya bisa memutradkan rata2 orang2 yang kurang pendidikan dan orang kalangan bawah….

    asal kalian tahu, tuhan menciptakan manusia tidak mungkin menciptakan manusia hanya untuk percaya padanya….

    sebagai contoh : thomas alfa edison saat menciptakan penemuannya pasti ada tujuan… yaitu berguna untuk khalayak banyak yakni penghubung jarak jauh….

    begitu juga dengan tuhan, dia menciptakan kita pasti ada maksud, tidak mungkin dia menciptakan manusia hanya untuk menyembahnya sekali saja atau percaya padanya kita akan masuk surga????

    menurut saya, kalau telefon itu dia diciptakan dengan satu kemampuan, pantaslah ia hanya digunakan untuk menelepon saja…
    tapi kalau manusia, diciptakan dengan anggota tubuh yang banyak(baik didalam atau diluar tubuh)….
    seperti kaki, tangan, wajah, mata,dll…
    klu seandainya ia menciptakan kita hanya untuk percaya padanya, pantaskah kita diciptakan dengan sempurna????????
    harusnya ia hanya menciptakan tangan saja, jangan semua anggota tubuh!!!!!!!!!!!!!!!!!

    coba anda lihat dari sisi islam, umat islam diminta mencari ilmu dunia dan akhirat agar seimbang….(selain beribadah kepada tuhan, manusia diperintahkan oleh tuhan untuk selalu berusaha dalam hidup ini)

    itulah alsan kenapa anggota tubuh manusia diciptakan tuhan dengan sempurna…..

    bukan maksud saya menantang, tapi sayahanya menjelaskan bahwa agama islam itu bukan secetek yang kalian pikirkan…….

  4. si pencari kebenaran Says:

    oh ya satu lagi,
    kalau tentang hadis yang kamu paparkan, apakah ‘kesahihannya’ (kebenarannya) sudah teruji????
    soalnya nggak semua hadis itu yang harus dipercaya….

    sperti yang saya bilang tadi, manusia tak luput dari kesalahan…
    bisa saja hadis yng kamu paparkan sebagiannya salah atau benar…
    tolong kamu cek dulu deh …..

    biasanya hadis yang paling dipercayai adalah riwayat bukhari dan muslim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: